Langsung ke konten utama

Pengganti

jika ada yang bilang, di dunia ini tidak ada hal yang tak mungkin.
tapi kamu adalah bukti ketidakmungkinan itu,
biarkan rencana Allah yang mengatur segalanya.
karena aku sudah menyerah,
sudah banyak hal yang ku lakukan,
segala bentuk perhatian sudah kucurahkan,
semua ruang sudah ku luangkan, untuk kau isi.
tapi apa yang kau berikan, hanya angin lalu,
ruang itu kau isi dengan kekecewaan.
aku pulang, dengan sejuta kekalahan cinta.
mungkin aku kembali,
tapi tidak membawa cinta sepenuh hati.

cintkau sudah terluka parah
sudah tidak mungkin untuk terobati,
hanya Allah yang bisa mengobatinya,
dengan membawa seorang pengganti yang lebih baik,
yang bisa merasakan bentuk perhatianku,
yang bisa mengisi kekosongan ruang hatiku,
yang bisa aku bawa pulang dan datang kembali dengan hati yang penuh cinta.

Terima Kasih atas segalanya,
masih ada harapan untuk mu,
agar ku tak menerima seorang pengganti itu,
dengan cara meyakinkanku,
cukup. hanya itu saja. tak lebih.
Bisa kah??
Bisa kah kau hadir menjawab ketidakmungkinan itu dan membuktikannya?


Pamikul, 2 Februari 2017

Tumben ya jadi puitis gini.
bagi kalian yang sedang atau sudah membaca puisi ini tidak usah baper. tidak usah tanya apa-apa. saya hanya butuh ketenangan jiwa. wqwqwq
oiya, jadi begini, sewaktu saya sedang menunggu kedatangan client di Cafe Kekeun, saya sempat memperhatikan suatu acara literasi muda-mudi Bogor yang sedang Kopi darat, perkumpulan tersebut bertemakan Puisi, saya simak, saya dengarkan ketika ada seseorang yang membacakan sebuah puisi bertemakan cinta, puisi itu mencerikan makna cinta, kehadiran dan kepergiannya cinta, baginya cinta menjadi sebuah hal yang tidak mudah dilupakan, banyak harapan untuk bisa membangun cinta bersama. dari situ saya juga jadi ingin menulis puisi, dan ini adalah puisi cinta yang pertama yang saya buat dengan hati penuh keseriusan hahaha.
dari Kopi darat itu saya juga jadi sedikit tahu tentang puisi, kenapa seseorang itu menulis puisi, dan bagaimana bentuk puisi yang baik dan bisa dipahami. Karena pusisi ditulis dengan hati, dengan suasana hati penulis dan bagi pembaca akan bisa ikut merasakan hal yang sama dengan sang penulis. Dan satu lagi, puisi yang paling mudah adalah puisi cinta.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk Pelaksanaan & petunjuk tertulis Lomba Mewarnai, Menggambar, dan melengkapi Gambar SD

Petunjuk Pelaksanaan Tema kegiatan            : “Ja galah Tanah dan Air untuk Masa Depan .” Kegiatan ini dilaksanakan pada       :                                                                                                                  Hari/Tanggal    : Minggu , 27 April 201 4 Waktu        ...

Rindu kamu bu,

Kita semua ga pernah tau besok jadi apa dan peran apa, yang penting saat skenario datang dari penulis, mainkan peran terbaik, karena sutradara selalu menilai. Begitu kata Steny Agustaf yang tak sengaja kubaca di dinding Instagramnya. Menuliskan hal yang sesungguhnya terjadi dalam hati itu sungguh mudah, tapi sayangnya saat ini diri ini ragu untuk menuliskannya karena sepertinya jemari ini berat mengetiknya, merangkai kata demi kata menggambarkan kerinduan mendalam. 20 hari ibu pergi untuk selamanya, bulan mei nanti usia ibu 50 tahun, belum puas rasanya kumerawatnya, bebicara semua hal dengannya, mengantar ibu belanja kemana saja ibu mau, memasak makanan kesukaannya, beli uduk di minggu pagi, makan masakan ibu yang rasanya enak dan belum bisa kutiru meskipun cara memasaknya sama, beberes rumah supaya nyaman ditempati, membuat jus dan jeli yang rasanya asli buah dan menyegarkan dan masih banyak lagi yang kurindukan bersamamu bu. Teringat saat hari kedua ibu pergi, aku mas...

HARAPAN YANG SAMA UNTUK PEMILU SERENTAK

INI PENTING , kalian harus baca tulisan ini sampe selesai. ini bukan tentang Sexy Killers yang sedang viral, kemudian galau ingin Golput. Dan  jujur saya belum sempat nonton film dokumenter keren itu sampai hari pemilu raya ini.  Pemilu serentak, apapun yang terjadi 5-6 jam, 1, 2 hari kedepan, siapapun yang terpilih. Kita sama sama berdoa. Doa yang sama saat Nabi Ibrahim meminta kepada Allah bukan untuk dirinya sendiri melainkan bagi keturunannya, bagi negerinya. Meski doa yang dihantarkan pada saat itu untuk Kota Maakkah, yang didoakan nabi Ibrahim as adalah bagi kota yang begitu aman dan nyaman. Siapapun yang mengunjunginya tercukupi kebutuhannya. Ia bisa memakan berbagai buah-buahan sebagaimana di negerinya sendiri meskipun di Kota Makkah buah-buahan itu tak ada tanamannya. Siapapun yang mengunjungi dan kemudian meninggalkannya selalu memiliki keinginan untuk bisa mengunjunginya lagi dan lagi . "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman dan berilah pen...